Rabu, 26 September 2012

Vampire Is Love #1


Author : Marsa_Queen`s

Genre : Romantic, Tragedy, fantasi

Rating : T

Type : Chapter

Main Cast » Myungyeon

Other Cast » All

***

Jiyeon Pow

Annyeong, perkenalkan namaku Park Jiyeon imnida, aku adalah anak dari Pemilik salah satu perusahaan terbesar dikorea.
Aku berumur 21 Tahun aku berkuliah di International School.

Aku menyukai seorang Namja bernama Kim Myungsoo.
Kau tahu ia adalah lelaki paling populer disekolah.
Tapi aku hanya dapat menatapnya dari jauh, jika aku berdekatan dengannya, jantungku menjadi tidak beraturan.
Aku sangat gugup jika dekat dengannya, dan dapat membuatku melakukan hal bodoh.

"Park Jiyeon, kau tak mendengar apa yang ku katakan "Ucap sahabatku IU.
" Ne, kau membicarakan apa!? "tanyaku

" Kan, kau tak mendengar curhatku, kau pasti masih memikirkan Myungsoo, ckckckc kau selalu memimpikannya, kau harus mendekatinya jika kau benar-benar menyukainya " Nasehat IU.

" Biarlah perasaan ini berjalanbdengan sendirinya "Ucapku

" jika kau terus memendamnya, itu akan sangat sakit, kau tahu "

" Tak apa, aku malu jika harus berhadapan dengannya, aku tak sanggup " Ucapku

" Sebentar lagi ia akan pindah ke Amerika, apakah kau akan tetap mempertahankan ke Egoisanmu itu " Tanya IU

" Aku tak tahu "

***

@kantin

Aku dan IU berjalan kearah kantin saat jam istirahat.
Saat sampai aku melihat Myungsoo dengan seorang yeoja, siapa itu.
Aku terus mengawasi gerak gerik mereka.
Dan tiba2 yeoja itu memegang lengan Myungsoo.
Myungsoo malah membalas memegang lengan yeoja itu.

#Park Jiyeon Pow End

***

Author Pow

Jiyeon terus menatap Myungsoo entah apa yang sekarang ia pikirkan, pikirannya menjadi kacau.

IU : Ayo, kau tak memesan makanan.

Jiyeon : Oh, Ne

IU : Kau memperhatikan apa

Jiyeon : Itu

IU : Nama yeoja itu Jung Krystal, pindahan dari Canada, yang kudengar ia adalah tunangan Myungsoo.

Jiyeon : Kau jangan bercanda, kau bercandakan

IU : Anni, untuk apa aku bercanda, lebih baik kau mulai membuka hatimu untuk namja lain, masih banyak namja yang hendak menjadi kekasihmu.

Jiyeon : Kau tahu disini sakit ( sambil menunjuk dadanya )

***

Semalaman jiyeon terus memikirkan ucapan IU bahwa Myungsoo sudah memiliki Tunangan berarti jalannya sudah sangat sempit untuk mendapatkan Myungsoo.

Jiyeon bangun dengan mata yang sembab, ia menangis semalaman , karena jujur ia sangat mencintai Myungsoo walau pun hanya melihat namja itu dari jauh.

Baginya namja itu sudah menjadi semangat dalam hidupnya dan menjadi matahari diharinya yang gelap, cinta jiyeon muncul, saat Myungsoo menolongnya 1 Tahun yang lalu

Flashback

Jiyeon : Mwo! Aku terlambat , bagaimana ini.
Dengan wajah panik jiyeon berlari dan tidak menyadari ada mobil yang melaju kearahnya.

" Awas " teriak seseorang lalu menyelamatkannya.

Jiyeon : Aw ( Meringis )

?? : Kau tak apa

Jiyeon : Tak apa, bagaimana denganmu

?? : Aku pun tak apa-apa lain kali kau harus hati-hati kalau berjalan ( Lalu pergi dengan kaki yang terpincang )

Jiyeon : ( memperhatikan ) Siapa namamu

?? : Panggil saja aku Myungsoo, Kim Myungsoo.

Dari saat itu jiyeon mulai mengagummi Myungsoo dan menjadikan Myungsoo sebagai Idolanya , karena Myungsoo telah menyelamatkan nyawanya.

Flashback end

Keesokan harinya jiyeon sekolah dengan keadaan yang berantakan, rambut tak diikat, eyeliner yang luntur, dan mata yang sembab banyak orang yang memperhatikannya.
Dan berbisik.

Jiyeon berjalan sambil memejamkan matanya.
Ia membiarkan angin menerpa wajahnya.
Sekarang ia merasa sangat kehilangan matahari yang selalu menyinarinya.
Entah kapan ia akan mendapatkan matahari itu kembali, ia pun tak tahu.

***

Beberapa tahun kemudian Jiyeon lulus dengan meraih gelar sarjana S2 , dan bekerja dikantor Appanya.
Tentang Myungsoo, sudah berbagai cara lakukan untuk melupakan namja itu, tapi tidak berhasil sedikit pun.

Kabar terakhir yang terdengar Myungsoo sekarang menjadi pemilik sah perusahaan Appanya, dan telah mengambil alih perusahaan itu.
Dan ia akan kembali ke Korea dalam waktu dekat.

Tiba saatnya, Myungsoo pun akhirnya tiba dikorea.
M : Bagaimana Tuan Lee, apakah anda sudah mengurus semuanya?  ( Berbicara dengan pengawalnya)

Lee : Ne Tuan, sekarang perusahaan itu telah bekerja sama dengan perusahaan kita.

Myungsoo tersenyum licik.
Sekarang Myungsoo menjadi orang yang dingin dan tak pandang kasihan, ia akan menghancurkan apapun yang menghalanginya.
Ia menjadi orang yang kejam, tak ada yang dapat menghentikannya.
Kejadian 2 tahun yang lalu membuatnya berubah menjadi kejam, saat Krystal berselingkuh dan membuat Myungsoo memegang teguh prinsipnya tak akan pernah mencintai yeoja lagi.

***

Myungsoo membuat perusahaan Tuan Park ( Appa Jiyeon ) Mengalami kebangkrutan, dengan cara menjebaknya.

Dan jika Tuan park hendak perusahaannya kembali, Tuan park harus menyerahakan salah satu putrinya.
Karena Tuan park mempunyai 2 Orang putri, yaitu Jiyeon dan Hyomin, tetapi sekarang Hyomin telah menikah, tetapi Tuan park, tak ingin menghancurkan masa depan Jiyeon.

Myungsoo : Kau harus memilih Perusahaanmu, atau kau mengorbankan putrimu.

T.Park : Kau kurang hajar, aku tak akan menyerahkan putriku sebagai pembantumu.

Myungsoo : kau tenanglah, aku tak akan menyakitinya ( sambil memperhatikan foto Jiyeon yang terpajang diruang kerja Tuan Park )

***

Jiyeon tersenyum sambil membawa bekal untuk Appanya.
Tetapi saat hendak memasuki ruangan Appanya ia mendengar perdebatan dan tentang kebangkrutan perusahaannya.
Mata Jiyeon membulat, bagaimana pun ia rela berkorban demi keluarganya.

Jiyeon : Appa, aku rela menjadi pembantunya ( sambil menunjuk Myungsoo yang sedang membelakanginya)

T.Park : Sejak kapan kau disini Jiyeon

Myungsoo : Bagus, jika kau akan menyerahkan anakmu, aku akan membuat perusahaanmu seperti sedia kala, dan aku akan membuat perusahaanmu, tidak mengalami kebangkrutan.

Myungsoo sangat membenci Tuan Park karena telah membuat adiknya meninggal, Tuan park tidak sengaja menabrak adik Myungsoo karena ia sedang dalam keadaan mengantuk,dan Myungsoo hendak membuat Tuan park merasakan bagaimana rasanya kehilangan seorang anak.
Myungsoo menoleh dan membuat Jiyeon terbelalak.

T.Park : Biarkan aku menderita asalkan putri kubahagia.

Jiyeon : Aku mohon Appa ijinkan aku berkorban untukmu

Myungsoo : Aku tak mau menunggu, jika tidak kalian tau akibatnya

Jiyeon tidak percaya melihat perubahan Myungsoo.
Myungsoo yang dulu baik sekarang menjadi kejam.

Jiyeon : Aku akan ikut denganmu.

Myungsoo : Baguslah.

***

Myungsoo membawa Jiyeon.
Mereka tiba dirumah Myungsoo, Rumah yang sangat besar, bahkan lebih besar dari rumah Jiyeon.

Myungsoo : Ayo kau turun ( dingin )

Jiyeon : Baiklah

Myungsoo : Kau beritahu dia apa yang harus ia lakukan, sekarang ia adalah pembantu baru dirumah ini.
Lalu pergi.

Hyorin : Perkenalkan namaku Hyorin, tugasmu adalah menyapu, mengepel, mencuci piring, dan membuat makanan untuk Tuan Muda.

Jiyeon : Ne

Jiyeon mulai melakukan pekerjaannya, ia mengelilingi Rumah yang sangat besar itu, ia melihat sisi rumah itu, rumah itu sangat sunyi , padahal banyak pembantu dirumah itu, ternyata tak ada yang berani mengobrol ,

' Rumah ini seperti istana ' batin Jiyeon dan melihat salah satu figura

Disana terdapat foto Myungsoo beserta keluarga besarnya, mereka terlihat sangat rupawan membuat Jiyeon menatapnya takjub.

Hyorin : Jiyeon ada yang ingin ku bicarakan, apapun yang kau lihat dirumah ini kau tak boleh memberitahunya kepada orang luar, jika tidak nyawamu taruhannya.

Jiyeon : Mwo!! Memang ini tempat apa

Hyorin : Ini kerajaan Vampire, dan kau tak bisa lepas dari kerajaan ini, karena mereka telah menghilangkan pintunya, dan kau jangan sampai berdarah sedikit pun, karena Tuan Myungsoo adalah Vampire, dan kau bisa diburu oleh vampire yang lainnya.

Jiyeon : Jadi Myungsoo adalah Vampire

Hyorin : Ne, dia adalah penjunjung tinggi Vampire, bisa dibilang ia yang terkuat.

Jiyeon: Aku hampir tak percaya

Hyorin : Kau tak boleh menyenggol apapun diruangan ini.

Jiyeon : Ne.

***

Saat malam hari Jiyeon mendengar suara aneh ia pun terbangun
Dan berjalan perlahan kearah pintu, dan betapa kagetnya ia melihat Myungsoo sedang menghisap darah salah satu pelayan dirumah itu.
Jiyeon terbelalak dan berlari.

Myungsoo menyadari keberadaan Jiyeon dan menatapnya tajam.
Ia mengejar Jiyeon dan dengan mudah mendapatkannya.
Jiyeon : Apa yang kau lakukan dengan pelayan itu hah, mahluk berdarah dingin

Myungsoo : Kau sudah berani melawanku, awas kau

Jiyeon : Bunuh, ayo bunuh aku , aku tak akan mau tinggal dirumah ini , rumah ini seperti neraka kau tahu.

Myungsoo : Kau, kau akan lihat Appamu menderita.

Jiyeon : Kau membuatku tak punya pilihan , hikzzz

Myungsoo : Kau yeoja manja.

Jiyeon : Kau vampire tak punya perasaan, kau berlaku semaumu.

Myungsoo : Kau, aku akan membunuh mu, tapi secara perlahan ( lalu pergi)

Jiyeon : Mengapa aku harus mencintainya

***

Keesokan harinya Hyorin dan Luna membawa Jiyeon membersihkan kamar Myungsoo.
Dan tanpa sengaja Jiyeon menyenggol Mahkota kekuasaan Myungsoo, membuat batu Krystal permata itu terpecah belah.

Hyorin dan Luna terkejut begitu pun dengan Jiyeon.

Luna : Apa yang kau lakukan

Jiyeon : Tolong aku.

Hyorin : Ayo cepat bersihkan.

Myungsoo : Ada apa ( lalu melihat mahkotanya yang terjatuh dilantai )
Wajah Myungsoo menjadi merah padam.

" Katakan Siapa yang membuatnya menjadi begini " teriak Myungsoo marah, dan membiat semua pelayan dan Vampire berkumpul

" apa yang terjadi, itu adalah mahkota turun temurun dari nenek Moyang kita " Ucap Nyonya Kim, eomma Myungsoo.

Jiyeon : Aku yang membuatnya menjadi begitu.

Myungsoo : Kau, beri dia hukuman mati.

Jiyeon terkejut dan menatap Myungsoo sedih, mengapa ia bisa mencintai Myungsoo.

N.Kim : Sebentar ( mendekati Jiyeon ) Ia memiliki mata yang indah, dan wajah yang rupawan, aku tak bisa membaca pikirannya, dia mempunyai kekuatan jika ia menjadi vampire, ia bisa menjadi menantuku, atau anakku.

Myungsoo : Jangan berharap lebih eomma, aku akan membunuhnya sekarang.

N.Kim : Aku tak akan membiarkannya.

Myungsoo : Appanya telah membunuh Myunri eomma

N.Kim : Anggaplah Jiyeon sebagai pengganti Myunri.

Myungsoo : Yeoja ini tak bisa menggantikan Myunri , dasar keluarga pembunuh.

Membuat Jiyeon menangis mendengar ucapan Myungsoo, itu sangat menyakitkan baginya.
Jiyeon berjalan mendekati Nyonya Kim lalu memeluknya, ia sangat ingin dipeluk oleh sosok seorang eomma, karena eommanya sudah meninggal saat ia berumur 5 Tahun.

N.Kim : Aku menemukan kembali kehangatan itu, seperti saat Myunri memelukku, ia anakku sekarang Jiyeon adalah anakku.

Myungsoo : Eomma, aku tak mengijinkannya, aku tak akan pernah mengijinkannya.

N.Kim : Kau tak bisa melanggar perintahku, karena aku ibumu, pelayan bawa jiyeon kekamarnya dan pakaikan baju yang lebih bagus untunya, dan kau jiyeon sekarang kau adalah anakku, dan kau akan menempati kamar Myunri.

***

Jiyeon duduk disalah satu bangku ditaman istana suram itu.
N.kim : Annyeong Jiyeon.
Jiyeon : Annyeong Nyonya.

N.Kim : Mengapa kau memanggilku Nyonya, kau kan anakku

Jiyeon : Eomma.

N.Kim : Apakah eommamu tak keberatan.

Jiyeon : Eomma sudah meninggal saatku berumur 5 Tahun, eomma

N.Kim : Oh sayang, aku sekarang eommamu, kau boleh menganggapku eommamu.

Jiyeon : Gomawoo, eomma.

N.Kim : Ini kado dariku untukmu bukalah

Saat jiyeon membuka kado itu, tiba-tiba jarinya terluka.
Jiyeon terkejut dan menatap Nyonya Kim.
Nyonya Kim lalu menjilat darah Jiyeon.

N.Kim : Darahmu sangat manis, sini eomma obatka

Jiyeon : Eomma tak menghisap darahku

N.Kim : Eomma bukan pemakan darah Manusia, eomma tak mau memakan darah manusia, eomma hanya memakan darah binatang, hanya Myungsoo yang tak dapat menguasai nafsunya akan darah.

Jiyeon : Benarkah

N.Kim : Benar, eomma bahkan adalah seorang dokter, eomma ingin menolong banyak orang, dan eomma akan menjagamu, karena sepertinya banyak vampire yang akan mengincarmu, termasuk Myungsoo.

Jiyeon : Myungsoo.

N.Kim : Kau Mencintainyakan Sayang

Jiyeon : Aku ...aku takut eomma, ia membenciku sebenarnya aku sangat menyukainya dari 3 Tahun yang lalu saat ia menolong nyawaku eomma.

N.Kim : Aku sudah menyangkanya, jika kau memang mencintainya buatlah ia berubah.

Jiyeon : semangatku untuk mendapatkannya sudah memudar eomma.

N.Kim : Kau tak boleh begitu, aku yakin ia akan membalas perasaanmu

Jiyeon : Eomma yakin.

Author Pow End

***

Park Jiyeon Pow

Hari-hari pun berlalu , aku merasakan kehangatan seorang eomma walaupun diistana itu sangat sunyi.
Aku sangat menyayanginya, walaupun ia hanya eomma angkatku.
Dan Myungsoo semakin hari perasaanku semakin bertambah padanya, aku tak tahu ia selalu muncul dalam setiap halusinasiku.
Ia semakin dingin padaku, bahkan dengan terang-terangan mengatakan membenciku.

Keluarga itu menerimaku dengan tangan terbuka.
Dan Myungsoo mulai dekat dengan seorang yeoja, bernama Kim Hyera.
Kim Hyera adalah salah satu Sahabat masa kecil Myungsoo.
Dan Myungsoo pun semakin dekat dengan Hyera, ia memperlakukan Hyera sangat baik, bahkan ia tersenyun dengan Hyera.
Aku tak pernah melihat ia tersenyum seperti itu.
Sekarang aku bukan Manusia lagi, tetapi aku adalah seorang Vampire, tanpa ku ketahui aku twrmasuk keturunan Vampire, dan aku tak tau itu turun dari siapa.

" Jiyeon, kau bersiap-siap Ne , kita akan menghadiri pesta yang dirayakan oleh keluarga Hyera" Ucap Eomma ( N.Kim)
" Ne, Eomma " Jawabku.

**

Akhirnya kami tiba disuatu kerajaan, walaupun tak sebesar kerajaan Myungsoo.
" Disini akan diadakan beberapa acara pembangkitan vampire " Bisik eomma.
" benarkah eomma" Tanyaku.
Eomma hanya mengangguk.

" Perhatian hari ini berupa hari penentuan kita akan mengeluarkan beberapa vampire yang berkuasa " Ucap Seorang Vampire.

Dan Apa yang kulihat mereka memperlihatkan beberapa peti, dan ternyata semua yang ada didalam vampire hebat yang telah mati dan akan bangkit kembali.

" Dan hari ini kita akan membangkitkan, Park Tae Hee yang mendapatkan hukuman dari Raja Vampire yaitu ayahnya sendiri, karena telah menikah dan melahirkan seorang anak Manusia " Ucap Vampire itu lagi.

Tunggu Park Tae Hee, itu bukankah Nama eommaku.
" Park Tae Hee, dia adalah sahabat eomma, eomma sangat menyayanginya, tetapi ia jatuh cinta pada seseorang yang berasal dari dunia manusia dan memiliki anak " Ucap Eomma Kim.

Mereka mengambil sekantong darah dan menuangkan darah itu kedalam peti.
Dan apa yang kulihat, aku melihat tengkorak yang bangkit, tetapi semakin lama menjadi berisi,dan semakin terlihat jelas wajahnya.

Tanpa sengaja pandanganku dan yeoja itu bertemu, aku seperti mengenali tatapannya.
Tak salah lagi apakah ia eommaku?

" Ayo kita menghampirinya " Ucap eomma Kim.

***

" Oh, Tae Hee, bagaimana kabarmu , apakah kau merasa baik " Tanya eomma Kim.
Aku melihatnya, dan semakin lama wajahnya semakin terlihat, wajahnya sangat mirip dengan eomma.

" Ne, aku merasa sangat baik, siapa dia " Ucapnya lemah, sambil menunjukku.
Suaranya sangat lembut seperti eomma.

" Dia anak angkatku , sayang perkenalkan dirimu " Ucap eomma Kim
" Park Jiyeon Imnida " Ucapku menahan tangis,karena wajahnya sudah sempurna dan aku tak dapat menyangkal bahwa ia eomma.

" Jiyeon apakah itu kau, kau mengingat eomma " Tanyanya lalu memegang lenganku.

" Eomma " Bingung N.Kim

" eomma, aku merindukanmu " Tangisku lalu memeluknya.
Betapa rindunya aku belaian eommaku, aku sangat menyayanginya.
"Kau sudah besar Chagi, Maafkan eomma meninggalaknmu dan Appamu serta Hyomin " Eomma.menangis.

" Jadi dia putrimu Tae Hee " Tnya N.Kim
" Ne, Yonna-ah dia putriku, cantikkan " Ucap eomma.
" Pantas saja , wajahnya sangat rupawan sepertimu "Ucap N.Kim.

***

Sekarang aku tidak tinggal diistana Myungsoo lagi melainkan tinggal diistana milik eommaku.
Istana yang sama besarnya dengan istana Myungsoo, dan aku mendapatkan sebuah mahkota arti aku adalah putri diistana itu.

Nyonya Kim selalu mengunjungiku, dan aku tentu saja tetap memanggilnya eomma.
Sekarang aku memiliki 2 Eomma.

Dan Appa, Appa meninggal saat aku pergi, tapi aku harus mengikhlaskan kepergian Appa, karena itu yang terbaik untuk Appa

Aku akan dijodohkan dengan seseorang yang takku kenal, eomma mengatakan itu adalah tradisi negeri Vampire.

Ternyata aku akan dijodohkan dengan Myungsoo, tetapi aku harus mengalahkan Kim hyera, karena itu adalah kesepakatan, Myungsoo akan memilih salah satu diantara kami, aku sudah tahu siapa yang akan ia pilih pasti Hyera.
Karena Myungsoo sangat membenciku.

Aku tak tahu mengapa aku bisa sangat mencintai Myungsoo, padahal ia membenciku.

***

Saat pesta pertemuan Vampire ada hal yang membuatku terkejut, aku melihat IU mengapa ia tak mengatakannya padaku, Aigoo awas saja ia.

Aku melihatnya duduk menyendiri , padahal ia kan orang yang ceria.
" Aku lelah, aku ingin bertemu dengan Jiyeon, aku ingin curhat, Bogoshipo My chingu " Gerutunya.

Aku menutup matanya.
" Ya kau siapa, jangan menggangguku " Marahnya.
Aku melepaskan tanganku lalu menjitak kepalanya.
Ia terkejut.

" Jiyeon " Teriaknya senang lalu memelukku.
" IU, lepaskan kau membuatku sulit bernafas " Ucapku.
" Ye, kau tak takut kau bisa dimakan didunia vampire ini " bisiknya.

" Aku Vampire " Ucapku.
" Mwo!" Kagetnya.
Aku mengangguk lalu tersenyum.

**

Setiap hari IU selalu menemuiku, bahkan tak jarang ia
Menginap diistanaku.
Aku bahagia karena sudah bisa bertemu IU.

Besok adalah hari pemilihan, aku tak tahu siapa yang akan dipilih Myungsoo, aku atau Hyera.
Aku tak bisa tidur menantikan hari esok.























2 komentar: