Rabu, 26 September 2012

Vampire Is Love #1


Author : Marsa_Queen`s

Genre : Romantic, Tragedy, fantasi

Rating : T

Type : Chapter

Main Cast » Myungyeon

Other Cast » All

***

Jiyeon Pow

Annyeong, perkenalkan namaku Park Jiyeon imnida, aku adalah anak dari Pemilik salah satu perusahaan terbesar dikorea.
Aku berumur 21 Tahun aku berkuliah di International School.

Aku menyukai seorang Namja bernama Kim Myungsoo.
Kau tahu ia adalah lelaki paling populer disekolah.
Tapi aku hanya dapat menatapnya dari jauh, jika aku berdekatan dengannya, jantungku menjadi tidak beraturan.
Aku sangat gugup jika dekat dengannya, dan dapat membuatku melakukan hal bodoh.

"Park Jiyeon, kau tak mendengar apa yang ku katakan "Ucap sahabatku IU.
" Ne, kau membicarakan apa!? "tanyaku

" Kan, kau tak mendengar curhatku, kau pasti masih memikirkan Myungsoo, ckckckc kau selalu memimpikannya, kau harus mendekatinya jika kau benar-benar menyukainya " Nasehat IU.

" Biarlah perasaan ini berjalanbdengan sendirinya "Ucapku

" jika kau terus memendamnya, itu akan sangat sakit, kau tahu "

" Tak apa, aku malu jika harus berhadapan dengannya, aku tak sanggup " Ucapku

" Sebentar lagi ia akan pindah ke Amerika, apakah kau akan tetap mempertahankan ke Egoisanmu itu " Tanya IU

" Aku tak tahu "

***

@kantin

Aku dan IU berjalan kearah kantin saat jam istirahat.
Saat sampai aku melihat Myungsoo dengan seorang yeoja, siapa itu.
Aku terus mengawasi gerak gerik mereka.
Dan tiba2 yeoja itu memegang lengan Myungsoo.
Myungsoo malah membalas memegang lengan yeoja itu.

#Park Jiyeon Pow End

***

Author Pow

Jiyeon terus menatap Myungsoo entah apa yang sekarang ia pikirkan, pikirannya menjadi kacau.

IU : Ayo, kau tak memesan makanan.

Jiyeon : Oh, Ne

IU : Kau memperhatikan apa

Jiyeon : Itu

IU : Nama yeoja itu Jung Krystal, pindahan dari Canada, yang kudengar ia adalah tunangan Myungsoo.

Jiyeon : Kau jangan bercanda, kau bercandakan

IU : Anni, untuk apa aku bercanda, lebih baik kau mulai membuka hatimu untuk namja lain, masih banyak namja yang hendak menjadi kekasihmu.

Jiyeon : Kau tahu disini sakit ( sambil menunjuk dadanya )

***

Semalaman jiyeon terus memikirkan ucapan IU bahwa Myungsoo sudah memiliki Tunangan berarti jalannya sudah sangat sempit untuk mendapatkan Myungsoo.

Jiyeon bangun dengan mata yang sembab, ia menangis semalaman , karena jujur ia sangat mencintai Myungsoo walau pun hanya melihat namja itu dari jauh.

Baginya namja itu sudah menjadi semangat dalam hidupnya dan menjadi matahari diharinya yang gelap, cinta jiyeon muncul, saat Myungsoo menolongnya 1 Tahun yang lalu

Flashback

Jiyeon : Mwo! Aku terlambat , bagaimana ini.
Dengan wajah panik jiyeon berlari dan tidak menyadari ada mobil yang melaju kearahnya.

" Awas " teriak seseorang lalu menyelamatkannya.

Jiyeon : Aw ( Meringis )

?? : Kau tak apa

Jiyeon : Tak apa, bagaimana denganmu

?? : Aku pun tak apa-apa lain kali kau harus hati-hati kalau berjalan ( Lalu pergi dengan kaki yang terpincang )

Jiyeon : ( memperhatikan ) Siapa namamu

?? : Panggil saja aku Myungsoo, Kim Myungsoo.

Dari saat itu jiyeon mulai mengagummi Myungsoo dan menjadikan Myungsoo sebagai Idolanya , karena Myungsoo telah menyelamatkan nyawanya.

Flashback end

Keesokan harinya jiyeon sekolah dengan keadaan yang berantakan, rambut tak diikat, eyeliner yang luntur, dan mata yang sembab banyak orang yang memperhatikannya.
Dan berbisik.

Jiyeon berjalan sambil memejamkan matanya.
Ia membiarkan angin menerpa wajahnya.
Sekarang ia merasa sangat kehilangan matahari yang selalu menyinarinya.
Entah kapan ia akan mendapatkan matahari itu kembali, ia pun tak tahu.

***

Beberapa tahun kemudian Jiyeon lulus dengan meraih gelar sarjana S2 , dan bekerja dikantor Appanya.
Tentang Myungsoo, sudah berbagai cara lakukan untuk melupakan namja itu, tapi tidak berhasil sedikit pun.

Kabar terakhir yang terdengar Myungsoo sekarang menjadi pemilik sah perusahaan Appanya, dan telah mengambil alih perusahaan itu.
Dan ia akan kembali ke Korea dalam waktu dekat.

Tiba saatnya, Myungsoo pun akhirnya tiba dikorea.
M : Bagaimana Tuan Lee, apakah anda sudah mengurus semuanya?  ( Berbicara dengan pengawalnya)

Lee : Ne Tuan, sekarang perusahaan itu telah bekerja sama dengan perusahaan kita.

Myungsoo tersenyum licik.
Sekarang Myungsoo menjadi orang yang dingin dan tak pandang kasihan, ia akan menghancurkan apapun yang menghalanginya.
Ia menjadi orang yang kejam, tak ada yang dapat menghentikannya.
Kejadian 2 tahun yang lalu membuatnya berubah menjadi kejam, saat Krystal berselingkuh dan membuat Myungsoo memegang teguh prinsipnya tak akan pernah mencintai yeoja lagi.

***

Myungsoo membuat perusahaan Tuan Park ( Appa Jiyeon ) Mengalami kebangkrutan, dengan cara menjebaknya.

Dan jika Tuan park hendak perusahaannya kembali, Tuan park harus menyerahakan salah satu putrinya.
Karena Tuan park mempunyai 2 Orang putri, yaitu Jiyeon dan Hyomin, tetapi sekarang Hyomin telah menikah, tetapi Tuan park, tak ingin menghancurkan masa depan Jiyeon.

Myungsoo : Kau harus memilih Perusahaanmu, atau kau mengorbankan putrimu.

T.Park : Kau kurang hajar, aku tak akan menyerahkan putriku sebagai pembantumu.

Myungsoo : kau tenanglah, aku tak akan menyakitinya ( sambil memperhatikan foto Jiyeon yang terpajang diruang kerja Tuan Park )

***

Jiyeon tersenyum sambil membawa bekal untuk Appanya.
Tetapi saat hendak memasuki ruangan Appanya ia mendengar perdebatan dan tentang kebangkrutan perusahaannya.
Mata Jiyeon membulat, bagaimana pun ia rela berkorban demi keluarganya.

Jiyeon : Appa, aku rela menjadi pembantunya ( sambil menunjuk Myungsoo yang sedang membelakanginya)

T.Park : Sejak kapan kau disini Jiyeon

Myungsoo : Bagus, jika kau akan menyerahkan anakmu, aku akan membuat perusahaanmu seperti sedia kala, dan aku akan membuat perusahaanmu, tidak mengalami kebangkrutan.

Myungsoo sangat membenci Tuan Park karena telah membuat adiknya meninggal, Tuan park tidak sengaja menabrak adik Myungsoo karena ia sedang dalam keadaan mengantuk,dan Myungsoo hendak membuat Tuan park merasakan bagaimana rasanya kehilangan seorang anak.
Myungsoo menoleh dan membuat Jiyeon terbelalak.

T.Park : Biarkan aku menderita asalkan putri kubahagia.

Jiyeon : Aku mohon Appa ijinkan aku berkorban untukmu

Myungsoo : Aku tak mau menunggu, jika tidak kalian tau akibatnya

Jiyeon tidak percaya melihat perubahan Myungsoo.
Myungsoo yang dulu baik sekarang menjadi kejam.

Jiyeon : Aku akan ikut denganmu.

Myungsoo : Baguslah.

***

Myungsoo membawa Jiyeon.
Mereka tiba dirumah Myungsoo, Rumah yang sangat besar, bahkan lebih besar dari rumah Jiyeon.

Myungsoo : Ayo kau turun ( dingin )

Jiyeon : Baiklah

Myungsoo : Kau beritahu dia apa yang harus ia lakukan, sekarang ia adalah pembantu baru dirumah ini.
Lalu pergi.

Hyorin : Perkenalkan namaku Hyorin, tugasmu adalah menyapu, mengepel, mencuci piring, dan membuat makanan untuk Tuan Muda.

Jiyeon : Ne

Jiyeon mulai melakukan pekerjaannya, ia mengelilingi Rumah yang sangat besar itu, ia melihat sisi rumah itu, rumah itu sangat sunyi , padahal banyak pembantu dirumah itu, ternyata tak ada yang berani mengobrol ,

' Rumah ini seperti istana ' batin Jiyeon dan melihat salah satu figura

Disana terdapat foto Myungsoo beserta keluarga besarnya, mereka terlihat sangat rupawan membuat Jiyeon menatapnya takjub.

Hyorin : Jiyeon ada yang ingin ku bicarakan, apapun yang kau lihat dirumah ini kau tak boleh memberitahunya kepada orang luar, jika tidak nyawamu taruhannya.

Jiyeon : Mwo!! Memang ini tempat apa

Hyorin : Ini kerajaan Vampire, dan kau tak bisa lepas dari kerajaan ini, karena mereka telah menghilangkan pintunya, dan kau jangan sampai berdarah sedikit pun, karena Tuan Myungsoo adalah Vampire, dan kau bisa diburu oleh vampire yang lainnya.

Jiyeon : Jadi Myungsoo adalah Vampire

Hyorin : Ne, dia adalah penjunjung tinggi Vampire, bisa dibilang ia yang terkuat.

Jiyeon: Aku hampir tak percaya

Hyorin : Kau tak boleh menyenggol apapun diruangan ini.

Jiyeon : Ne.

***

Saat malam hari Jiyeon mendengar suara aneh ia pun terbangun
Dan berjalan perlahan kearah pintu, dan betapa kagetnya ia melihat Myungsoo sedang menghisap darah salah satu pelayan dirumah itu.
Jiyeon terbelalak dan berlari.

Myungsoo menyadari keberadaan Jiyeon dan menatapnya tajam.
Ia mengejar Jiyeon dan dengan mudah mendapatkannya.
Jiyeon : Apa yang kau lakukan dengan pelayan itu hah, mahluk berdarah dingin

Myungsoo : Kau sudah berani melawanku, awas kau

Jiyeon : Bunuh, ayo bunuh aku , aku tak akan mau tinggal dirumah ini , rumah ini seperti neraka kau tahu.

Myungsoo : Kau, kau akan lihat Appamu menderita.

Jiyeon : Kau membuatku tak punya pilihan , hikzzz

Myungsoo : Kau yeoja manja.

Jiyeon : Kau vampire tak punya perasaan, kau berlaku semaumu.

Myungsoo : Kau, aku akan membunuh mu, tapi secara perlahan ( lalu pergi)

Jiyeon : Mengapa aku harus mencintainya

***

Keesokan harinya Hyorin dan Luna membawa Jiyeon membersihkan kamar Myungsoo.
Dan tanpa sengaja Jiyeon menyenggol Mahkota kekuasaan Myungsoo, membuat batu Krystal permata itu terpecah belah.

Hyorin dan Luna terkejut begitu pun dengan Jiyeon.

Luna : Apa yang kau lakukan

Jiyeon : Tolong aku.

Hyorin : Ayo cepat bersihkan.

Myungsoo : Ada apa ( lalu melihat mahkotanya yang terjatuh dilantai )
Wajah Myungsoo menjadi merah padam.

" Katakan Siapa yang membuatnya menjadi begini " teriak Myungsoo marah, dan membiat semua pelayan dan Vampire berkumpul

" apa yang terjadi, itu adalah mahkota turun temurun dari nenek Moyang kita " Ucap Nyonya Kim, eomma Myungsoo.

Jiyeon : Aku yang membuatnya menjadi begitu.

Myungsoo : Kau, beri dia hukuman mati.

Jiyeon terkejut dan menatap Myungsoo sedih, mengapa ia bisa mencintai Myungsoo.

N.Kim : Sebentar ( mendekati Jiyeon ) Ia memiliki mata yang indah, dan wajah yang rupawan, aku tak bisa membaca pikirannya, dia mempunyai kekuatan jika ia menjadi vampire, ia bisa menjadi menantuku, atau anakku.

Myungsoo : Jangan berharap lebih eomma, aku akan membunuhnya sekarang.

N.Kim : Aku tak akan membiarkannya.

Myungsoo : Appanya telah membunuh Myunri eomma

N.Kim : Anggaplah Jiyeon sebagai pengganti Myunri.

Myungsoo : Yeoja ini tak bisa menggantikan Myunri , dasar keluarga pembunuh.

Membuat Jiyeon menangis mendengar ucapan Myungsoo, itu sangat menyakitkan baginya.
Jiyeon berjalan mendekati Nyonya Kim lalu memeluknya, ia sangat ingin dipeluk oleh sosok seorang eomma, karena eommanya sudah meninggal saat ia berumur 5 Tahun.

N.Kim : Aku menemukan kembali kehangatan itu, seperti saat Myunri memelukku, ia anakku sekarang Jiyeon adalah anakku.

Myungsoo : Eomma, aku tak mengijinkannya, aku tak akan pernah mengijinkannya.

N.Kim : Kau tak bisa melanggar perintahku, karena aku ibumu, pelayan bawa jiyeon kekamarnya dan pakaikan baju yang lebih bagus untunya, dan kau jiyeon sekarang kau adalah anakku, dan kau akan menempati kamar Myunri.

***

Jiyeon duduk disalah satu bangku ditaman istana suram itu.
N.kim : Annyeong Jiyeon.
Jiyeon : Annyeong Nyonya.

N.Kim : Mengapa kau memanggilku Nyonya, kau kan anakku

Jiyeon : Eomma.

N.Kim : Apakah eommamu tak keberatan.

Jiyeon : Eomma sudah meninggal saatku berumur 5 Tahun, eomma

N.Kim : Oh sayang, aku sekarang eommamu, kau boleh menganggapku eommamu.

Jiyeon : Gomawoo, eomma.

N.Kim : Ini kado dariku untukmu bukalah

Saat jiyeon membuka kado itu, tiba-tiba jarinya terluka.
Jiyeon terkejut dan menatap Nyonya Kim.
Nyonya Kim lalu menjilat darah Jiyeon.

N.Kim : Darahmu sangat manis, sini eomma obatka

Jiyeon : Eomma tak menghisap darahku

N.Kim : Eomma bukan pemakan darah Manusia, eomma tak mau memakan darah manusia, eomma hanya memakan darah binatang, hanya Myungsoo yang tak dapat menguasai nafsunya akan darah.

Jiyeon : Benarkah

N.Kim : Benar, eomma bahkan adalah seorang dokter, eomma ingin menolong banyak orang, dan eomma akan menjagamu, karena sepertinya banyak vampire yang akan mengincarmu, termasuk Myungsoo.

Jiyeon : Myungsoo.

N.Kim : Kau Mencintainyakan Sayang

Jiyeon : Aku ...aku takut eomma, ia membenciku sebenarnya aku sangat menyukainya dari 3 Tahun yang lalu saat ia menolong nyawaku eomma.

N.Kim : Aku sudah menyangkanya, jika kau memang mencintainya buatlah ia berubah.

Jiyeon : semangatku untuk mendapatkannya sudah memudar eomma.

N.Kim : Kau tak boleh begitu, aku yakin ia akan membalas perasaanmu

Jiyeon : Eomma yakin.

Author Pow End

***

Park Jiyeon Pow

Hari-hari pun berlalu , aku merasakan kehangatan seorang eomma walaupun diistana itu sangat sunyi.
Aku sangat menyayanginya, walaupun ia hanya eomma angkatku.
Dan Myungsoo semakin hari perasaanku semakin bertambah padanya, aku tak tahu ia selalu muncul dalam setiap halusinasiku.
Ia semakin dingin padaku, bahkan dengan terang-terangan mengatakan membenciku.

Keluarga itu menerimaku dengan tangan terbuka.
Dan Myungsoo mulai dekat dengan seorang yeoja, bernama Kim Hyera.
Kim Hyera adalah salah satu Sahabat masa kecil Myungsoo.
Dan Myungsoo pun semakin dekat dengan Hyera, ia memperlakukan Hyera sangat baik, bahkan ia tersenyun dengan Hyera.
Aku tak pernah melihat ia tersenyum seperti itu.
Sekarang aku bukan Manusia lagi, tetapi aku adalah seorang Vampire, tanpa ku ketahui aku twrmasuk keturunan Vampire, dan aku tak tau itu turun dari siapa.

" Jiyeon, kau bersiap-siap Ne , kita akan menghadiri pesta yang dirayakan oleh keluarga Hyera" Ucap Eomma ( N.Kim)
" Ne, Eomma " Jawabku.

**

Akhirnya kami tiba disuatu kerajaan, walaupun tak sebesar kerajaan Myungsoo.
" Disini akan diadakan beberapa acara pembangkitan vampire " Bisik eomma.
" benarkah eomma" Tanyaku.
Eomma hanya mengangguk.

" Perhatian hari ini berupa hari penentuan kita akan mengeluarkan beberapa vampire yang berkuasa " Ucap Seorang Vampire.

Dan Apa yang kulihat mereka memperlihatkan beberapa peti, dan ternyata semua yang ada didalam vampire hebat yang telah mati dan akan bangkit kembali.

" Dan hari ini kita akan membangkitkan, Park Tae Hee yang mendapatkan hukuman dari Raja Vampire yaitu ayahnya sendiri, karena telah menikah dan melahirkan seorang anak Manusia " Ucap Vampire itu lagi.

Tunggu Park Tae Hee, itu bukankah Nama eommaku.
" Park Tae Hee, dia adalah sahabat eomma, eomma sangat menyayanginya, tetapi ia jatuh cinta pada seseorang yang berasal dari dunia manusia dan memiliki anak " Ucap Eomma Kim.

Mereka mengambil sekantong darah dan menuangkan darah itu kedalam peti.
Dan apa yang kulihat, aku melihat tengkorak yang bangkit, tetapi semakin lama menjadi berisi,dan semakin terlihat jelas wajahnya.

Tanpa sengaja pandanganku dan yeoja itu bertemu, aku seperti mengenali tatapannya.
Tak salah lagi apakah ia eommaku?

" Ayo kita menghampirinya " Ucap eomma Kim.

***

" Oh, Tae Hee, bagaimana kabarmu , apakah kau merasa baik " Tanya eomma Kim.
Aku melihatnya, dan semakin lama wajahnya semakin terlihat, wajahnya sangat mirip dengan eomma.

" Ne, aku merasa sangat baik, siapa dia " Ucapnya lemah, sambil menunjukku.
Suaranya sangat lembut seperti eomma.

" Dia anak angkatku , sayang perkenalkan dirimu " Ucap eomma Kim
" Park Jiyeon Imnida " Ucapku menahan tangis,karena wajahnya sudah sempurna dan aku tak dapat menyangkal bahwa ia eomma.

" Jiyeon apakah itu kau, kau mengingat eomma " Tanyanya lalu memegang lenganku.

" Eomma " Bingung N.Kim

" eomma, aku merindukanmu " Tangisku lalu memeluknya.
Betapa rindunya aku belaian eommaku, aku sangat menyayanginya.
"Kau sudah besar Chagi, Maafkan eomma meninggalaknmu dan Appamu serta Hyomin " Eomma.menangis.

" Jadi dia putrimu Tae Hee " Tnya N.Kim
" Ne, Yonna-ah dia putriku, cantikkan " Ucap eomma.
" Pantas saja , wajahnya sangat rupawan sepertimu "Ucap N.Kim.

***

Sekarang aku tidak tinggal diistana Myungsoo lagi melainkan tinggal diistana milik eommaku.
Istana yang sama besarnya dengan istana Myungsoo, dan aku mendapatkan sebuah mahkota arti aku adalah putri diistana itu.

Nyonya Kim selalu mengunjungiku, dan aku tentu saja tetap memanggilnya eomma.
Sekarang aku memiliki 2 Eomma.

Dan Appa, Appa meninggal saat aku pergi, tapi aku harus mengikhlaskan kepergian Appa, karena itu yang terbaik untuk Appa

Aku akan dijodohkan dengan seseorang yang takku kenal, eomma mengatakan itu adalah tradisi negeri Vampire.

Ternyata aku akan dijodohkan dengan Myungsoo, tetapi aku harus mengalahkan Kim hyera, karena itu adalah kesepakatan, Myungsoo akan memilih salah satu diantara kami, aku sudah tahu siapa yang akan ia pilih pasti Hyera.
Karena Myungsoo sangat membenciku.

Aku tak tahu mengapa aku bisa sangat mencintai Myungsoo, padahal ia membenciku.

***

Saat pesta pertemuan Vampire ada hal yang membuatku terkejut, aku melihat IU mengapa ia tak mengatakannya padaku, Aigoo awas saja ia.

Aku melihatnya duduk menyendiri , padahal ia kan orang yang ceria.
" Aku lelah, aku ingin bertemu dengan Jiyeon, aku ingin curhat, Bogoshipo My chingu " Gerutunya.

Aku menutup matanya.
" Ya kau siapa, jangan menggangguku " Marahnya.
Aku melepaskan tanganku lalu menjitak kepalanya.
Ia terkejut.

" Jiyeon " Teriaknya senang lalu memelukku.
" IU, lepaskan kau membuatku sulit bernafas " Ucapku.
" Ye, kau tak takut kau bisa dimakan didunia vampire ini " bisiknya.

" Aku Vampire " Ucapku.
" Mwo!" Kagetnya.
Aku mengangguk lalu tersenyum.

**

Setiap hari IU selalu menemuiku, bahkan tak jarang ia
Menginap diistanaku.
Aku bahagia karena sudah bisa bertemu IU.

Besok adalah hari pemilihan, aku tak tahu siapa yang akan dipilih Myungsoo, aku atau Hyera.
Aku tak bisa tidur menantikan hari esok.























Selasa, 31 Juli 2012

Sakura ( Chapter Three)




Title : Sakura
Author : Margareta Isabela
Genre : sad, Romantic
Rating : - 13
Main cast : Park Jiyeon
Choi Minho
Other Cast : All






Park Jiyeon Pow


aku merebahkan badanku diranjangku, yang berukuran king size.
Lalu membuka laci meja yang ada di sebelahku.
Aku mengambil sebuah album foto yang telah berdebu dan membukanya.


Aku tersenyum saat melihat namja yang ada di Foto itu.
" Minho-a , maafkan aku, aku tak bisa menghilangkan perasaan ini,
aku masih sangat mencintaimu, apakah kau bisa membalas perasaanku." ucapku berbicara sendiri, tiba-tiba cairan bening keluar dari mataku.



" Aku rasa perngorbananku selama ini sia2, mulai dari menguruskan badanku, tapi
aku kira aku bisa mendapatkan mu saat aku kembali.
Tapi aku salah, ternyata memang kita tak berjodoh, mengapa aku harus
di jodohkan dengan orang yang tak kucintai "isakku sambil memeluk album itu.
setelah itu aku pun tertidur.

Jiyeon Pow end












Minho Pow


" Sial, mengapa aku harus dijodohkan dengan yeoja yang tak kucintai
Bagaimana dengan krystal,Apa yang harusku lakukan" curhatku dengan Onew hyung


" Minho-a, rasa cinta itu akan datang dengan sendiri.
terimalah perjodohan itu, kamu tak maukan membuat Appa kecewa.
ceramah Onew Hyung


" aaaaaaa" teriakku sambil mengacak rambutku frustasi








keesokan harinya


" Minho-a hari ini kamu ada rapat denga klien.
dan jangan lupa , hari ini kamu akan bertemu dengan calaon anae mu" ucap appa


" Ne, aku berangkat ke kantor dulu Appa " ucapku lalu pergi




Sesampai di kantor


" selamat pagi, pak " ucap karyawan
" pagi " jawabku sambil tersenyum.
lalu masuk ke ruanganku

" Chagi-" Ucap seseorang lalu memelukku dari belakang

" Ada apa krystal -a "tanyaku

" Aku hanya ingin bertanya, mengapa jesicca Eonni di gantikan, dan aku dengar
model yang akan menggantikan jesicca eonni ini, akan menjadi sekertaris
utamamu, otomatis aku tergeser dan menjadi sekertaris ke 2 " ucap krystal manja

"apa, pasti ini kerjaan appa " ucapku kesal

" Bagaimana ini Chagi " tanya krystal

" Maaf krystal-a , aku tak bisa berbuat apa2" jawabku tertunduk.
tak tau mengapa saat krystal memelukku, tak ada rasa nyaman seperti dahulu, 
tiba -tiba aku merindukan seseorang yang tak ku tau siapa itu.

" ya sudah " ucap krystal  keluar, lalu membating pintu dengar keras.






Kediaman keluarga Park


" Minhae, appa aku terlambat " ucap ku membungkuk kepada appa
gara-gara klien itu aku jadi terlambat
" ya sudah ayo kita masuk " ucap appa


" Selamat datang Nyonya dan tuan Choi " ucap seorang ahjumma
" apakah namja ini anakmu " tanya ahjumma itu lagi
" Ne " jawab eomma
" Omo! betapa tampannya anakmu " ucap ahjumma , yang ku yakini adalah Nyonya park
" Gomawo, choi Minho imnda " ucapku memperkenalkan diri
" Nyonya park, dmna putrimu " tanya eomma tiba-tiba
" sebentar dulu ya " ucap ahjumma lalu pergi ke lantai atas rumah ini.


Minho Pow end







Jiyeon Pow



aku menatap pantulan diriku dicermin
aku mengingat masa lalu ku yang pahit
menjadi gadis gemuk yang selalu dihina , tapi sekarang tak ada lagi yang bisa menghinaku

" tok...tok...tok " tiba2 ada seseorang mengetuk pintu.
lalu aku pun berjalan ke arah pintu dan membukanya.
" Jiyeon, ayo turun, calon nampyeon mu sudah menunggu di bawah " ucap eomma
" Ne eomma " ucapku lalu mengikuti eomma


jiyeon pow end







Author POw


sesampai diruang tamu

" Perkenalkan ini putriku , Park Jiyeon " ucap nyonya park
kepada Nyonya dan Tuan Choi
" Park Jiyeon Imnida " ucap jiyeon memperkenalkan diri
" OMO! Nyonya park betapa yeoponya putrimu " ucap nyonya choi kaget
mendengar itu Nyonya Park hanya tersenyum.
" gomawoo" ucap jiyeon sambil tersenyum

" Permisii" ucap Minho yang baru saja datang dari toilet
' inikah yeoja yang akan dijodohkan denganku" batin Minho sambil menatap punggung jiyeon yang sedang
membelakanginya.
 " Minho ini calon anaemu , cantikkan" ucap  Nyonya Choi lalu membalikan tubuh Jiyeon

Saat Jiyeon membalikan tubuhnya
' OMO ! betapa cantiknya ia, apa ia bidadari dari kayangan ' batin Minho yang terpesona .
" Minhoo " kaget Jiyeon
" JIYEON apakah kau mengenali Minho " tanya Nyonya Park kepada putrinya
" Jiyeon , Park Jiyeon , apa itu kau " kaget Minho
" Minho-a, ajaklah Jiyeon ke halaman belakang untuk kalian saling mengenal " Ucap Nyonya Park
" Ne Ahjumma " ucap MInho











Taman

" Bagaimana kabarmu " tanya jiyeon membuka pembicaraan
" baik, kau sendiri " jawab Minho
" aku juga begitu " uca Jiyeon sambil tersenyum
" Kudengar saat itu kau pindah sekolah ke Amerika , dan aku ingin meminta maaf atas apa yang ku lalukan dulu" ucap Minho
" Ne, tak apa, aku sudah memaafkanmu " jawab Jiyeon Tersenyum
" Mengapa kau berubah drastis" tanya Minho tiba2
" ohh, aku melakukan program diet " jawab Jiyeon tersenyum

" apakah kau menetujui perjodohan ini " tanya Jiyeon
" ya , mau bagaimana lagi, ini juga demi orang tua kita , bagaimana denganmu" jawab Minho santai.
" Aku pun Juga begitu, tapi sebuah pernikahan tak akan bahagia apabila tak ada rasa cinta " ucap Jiyeon 
" Apakah rasa itu telah hilang " tanya MInho
" Ani, aku tak bisa berbohong,  aku memang masih mencintaimu " jawab jiyeon tertunduk
" Dengar Jiyeon , aku rasa aku mencintaimu, saat kau pergi tak tau mengapa aku merasakan sangat merindukanmu " ucap Minho lalu merengkuh tubuh Jiyeon ke pelukannya.
" bogoshipo Jiyeonnie " ucap MInho sambil memeluk Jiyeon erat.
" Nado, aku juga sangat merindukanmu" ucap jiyeon lalu membalas pelukan Minho.

" Nyonya , Tuan, Jiyeon kami pulang dulu, dan soal pertunangan akan di adakan lusa, dan pernikahan akan enyusul bulan depan " ucap Nyonya Choi
" Ohh, Ne " jawab Nyonya Park tersenyum
" Jiyeonni, aku pulang dulu ya " ucap Minho lalu masukke dalam mobilnya.







                                     



.
.
.
.
..
.
.
.
.

.
.
.
.
.
..
.
.
.
.
..
.
.
.
.
.
.
..

.
.
.
.
..
.
.
..
                                                         








                                                                     TBC

Maaf terlalu kependekan , soalnya Author lagi sibuk
tinggalkan jejak kalian 
^_^ gomawoooo

















Pencarian author

Di adakan pencarian author

Nama :
 Umur :
Alamat :
TTL :
Askot :
No. Hp :
Bias :

Pernah jadi Author :

Bisa Bikin FF atau enggak :

Punya Blog, kalau punya nama blognya apa ?
seminggu On berapa kali ?

Syarat

1. Harus ngepost FF seminggu sekali
2. Harus Ramah
3. Kirim satu ff buatan sendiri


Kirim Biodata dan ff yang kalian buat sendiri ke
Isabelamargareta@gmail.com.




Sabtu, 21 Juli 2012

Mermaid ( Chapter Two )


Title : Mermaid

Main cast : Park Jiyeon,
Choi Minho
Lee Joon

Other Cast : all

Author : Margareta

Genre :sad, romantic
















Author Pow



" kau " tunjuk jiyeon

" Ne, ini aku, memangnya kenapa "tanya seseorang yang tak lain adalah Minho lalu memegang telunjuk Jiyeon , yang menunjuk wajahnya.

" Kemana ekormu " tanya Minho Bingung saat melihat Jiyeon tidak memiliki ekor lagi

" ekor ku masih ada disini " ucap jiyeon lalu menunjuk kakinya

" itu kaki pabooo, bukan ekor " ucap Minho lalu menjitak kepala Jiyeon

" Appo..." ringis Jiyeon sambil memegang kepalanya

"Maksudku, aku bisa saja berubah menjadi putri duyung sesuka hatiku, dan aku juga akan memiliki kaki seumur hidupku" Jelas Jiyeon
Minho yang mendengarnya hanya mengangguk.





" kristal-sii apakah kau sudah menyiapkan barangmu " tanya Minho kepada adiknya

" Ne Oppa " Ucap krystal sambil menggandeng lengan Jiyeon.

" Jiyeon-sii apakah kau ikut kami pergi ke kota " tanya Minho

" Ne, ada yang ku cari disana " jawab Jiyeon


'Maafkan aku Appa, aku tak bisa menunggu selama 6 bulan lagi, aku sangat merindukan Eomma " batin Jiyeon sambil menatap laut, tiba-tiba ia melihat appanya yang tersenyum, menatapnya dari pinggir laut.












Kediaman keluarga Choi


" Dia siapa Minho " tanya Nyonya Choi saat melihat Jiyeon

" Dia Chinguku Eomma" jawab Minho

" tapi oppa bilang dia kan ca-" ucapan krystal terhenti

" krystal , Oppa hanya bercanda, mana mungkin Oppa menduakan Yuri " jawab Minho

"ya, oppa aku kira benar " kesal krystal lalu memukul lengan Minho.

" ya sudah, Jiyeon kamarmu disebelah kamar Minho , Ne " ucap nyonya Choi ramah

"Ne, ahjumma, gomawo" ucap Jiyeon ramah

"Ini kamarmu,Jiyeon" ucap Minho lalu menunjuk kamar jiyeon

" Dan satu lagi, kejadian dipantai itu, maafkan aku, mohon lupakan lah kejadian itu, tak tau mengapa saat melihatmu , aku sangat menyukai dirimu tanpa sadar aku malah mencium mu " lanjut Minho
" Bukan kah kau bilang, kau mencintaiku? " tanya Jiyeon sambil mengingat kejadian dipantai itu.
" Maafkan aku Jiyeon, aku hanya menganggapmu teman tak bisa lebih, karena aku sudah menyukai seseorang yeoja " ucap Minho panjang lebar
"Ne" jawab Jiyeon sedih
"Mianhe" ucap Minho lalu masuk kekamarnya.
Tanpa sadar cairan bening mulai menetes dari pelupuk mata Jiyeon, dan menjadi mutiara.
Cepat-cepat Jiyeon memungut mutiara itu.





Keesokan harinya



" tok...tokkkk" seseorang mengetuk pintu kamar Jiyeon.
" Tunggu sebentar "ucap Jiyeon lalu membukanya
" Krystal" ucap Jiyeon
" Eonni, mau kah kau hari ini menemaniku, berbelanja " tanya krystal
" Boleh Minho kemana " tanya Jiyeon
" Minho Oppa, sedang pergi bersama yuri " jawab krystal
" ohh " jawab Jiyeon, tapi bisa terlihat jelas bahwa ia menyimpan kesedihan yang dalam.




Mall

" Eonni, kau tunggu disini dulu ya" ucap krystal lalu pergi meninggalkan Jiyeon.
" permisi "ucap seseorang , sambil memegang pundak Jiyeon
Jiyeon pun berbalik
" Ne, lee joon " kaget Jiyeon
" Ne ini aku, ternyata kau masih mengingatku,sudah lama ya, kita tak bertemu " ucap lee joon
'Bagaimana bisa aku melupakan cinta
pertamaku' batin Jiyeon.
" Ne " ucap Jiyeon sambil tersenyum
" sejak aku menjadi manusia, aku bertanya-tanya , apakah kau masih menyimpan perasaan itu"ucap lee joon tiba-tiba
" Minhae, joon-a , aku mencintai seseorang , yang tak pernah mencintaiku" jawab Jiyeon sedih
" Ne, walaupun tak bisa memiliki mu tetapi kita bisa menjadi sahabatkan "ucap lee joon
" Tentu saja" jawab Jiyeon sambil tertawa
Lee joon adalah cinta pertama Jiyeon.
Dulu saat menjadi duyung mereka saling mencintai tetapi, semua itu musnah karena keinginan lee joon pergi kenegeri Manusia.

Author Pow End





Lee Joon Pow


Ternyata benar tebakanku ternyata wanita yang sedang berdiri sendiri itu Jiyeon.
Dia adalah cinta pertamaku.
Betapa bodohnya aku melepaskan wanita secantik dia.
" Jiyeon ayo, kita kesana " ucapku sambil menunjuk restauran.
" Ne " jawabnya.
" oya, siapa orang yang kau cintai itu? Tanyaku, ku lihat ia menghela nafas.
" Namany-" tiba-tiba omongan Jiyeon terhenti
" Eonni, kemana saja, aku dari tadi mencari eonni " ucap seorang gadis
" Aku tadi pergi dengan Chinguku,perkenalkan ini Lee Joon " ucap Jiyeon 
" oh, Ne , krystal " ucap gadis itu lalu mengulurkan tangannya.
" oh, lee joon" ucapku lalu menjabat tangannya.
" ya sudah, krystal-a ayo kita pulang" ucap jiyeon
" Ne, Eonni " jawab gadis yang bernama krystal itu
" joo-nii kamii pulang dulu ya, bye..." ucap Jiyeon , lalu berlalu pergi.
Lee joon pow end



Jiyeon Pow


Aku tak menyangka akan bertemu dengannya lagi, cinta pertamaku.
" Eonni, bukan kah itu Minho Oppa" ucap krystal tiba-tiba.
" Mana" tanyaku
" itu"tunjuk krystal
Aku pun melihat kearah yang ditunjuk krystal
Omo! Air mataku tiba-tiba mengalir deras, saat melihat minho memeluk seorang gadis.
" Omo! Eonni, kenapa menangis " khawatir krystal sambil mengusap air mataku.
" siapa yeoja itu krystal " tanyaku
" Dia adalah yuri, yeoja yang diincar Oppa 2 Tahun yang lalu, asal eonni tau, aku sangat tidak menyukai yeoja itu, di depan ia terlihat baik, tapi di belakang ia itu tak lebih dari sekedar serigala berbulu domba " ucap krystal.
" ohh, ya sudah krystal ayo kita pergi, aku takut kita menggangu kencan mereka " ucapku tersenyum paksa.
" Ne , eonni yang sabar ya, aku yakin suatu hari nanti Minho Opa akan sadar " ucap krystal tersenyum
Aku hanya mengangguk.
" oo, krystal, jiyeon sejak kapan kalian disini "tanya seseorang yang tak lain adalah Minho.
" Anni, kami baru saja sampai " jawab krystal.
" chagi, siapa dia "tunjuk yeoja yang sedang mengalungkan tangannya di lengan Minho.
"Dia adalah Jiyeon, chinguku. Aku sudah menganggap dia sebagai saudaraku " ucap Minho.
" oh, perkenalkan nama ku yuri " ucap yeoja itu sambil mengulirkan tangannya.
" Jiyeon " ucapku sambil menjabat tangannya.
Apa perasaanku saja, mengapa dari tadi aku melihat yuri, melihatku dengan tatapan tajam?
" Bagaimana kalau kita, menonton pertunjukan sirkus, "saran Minho tiba-tiba
" Ayo chagi, lagi pula aku tak pernah kesana " jawab yuri Manja
" Ne, apakah kalian berdua ingin ikut " tanya Minho
" Ne" jawab krystal, sebenarnya tadi aku ingin menolak.


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~



Arena Pertunjukan
" Oppa, mengapa kau tak bilang kalau pertunjukannya di tengah laut " ucap krystal
" Memangnya kenapa" tanya Minho
" Jiyeon eonni, tidak bisa berenang dan ia pun takut laut " jawab krystal
" Jiyeon ikut aku sebentar " Ucap Minho sambil menarikku meninggalkan krystal dan yuri, ku lihat yuri menatap ku tajam, aku tak tahu apa yang terjadi padanya.

" Jiyeon mengapa kau takut dengan laut, kan kau putri duyung " tanya Minho kepadaku
" Aku memang putri duyung, tetapi ini bukan daerah kekuasaan appaku" jawab Jiyeon
" Memangnya kenapa kalau ini bukan daerah Appamu!?" tanya Minho kepadaku
" Selama ini aku tak pernah keluar dari batas kekuasaan Appaku, kalau aku keluar aku takut akan terjadi hal buruk, padaku!" jawabku.

" Mengapa kau tak bilang dari awal , ya sudah ayo kita pulang saja." Ucap Minho.
" Tak apa, asalkan aku tak tercebur keair , aku yakin tak akan terjadi hal yang
buruk padaku " ucapku menahan Minho





"krystal, yurii ayo kita masuk " ucap Minho, langsung menggandeng yuri.
Deg!! Hatiku sakit melihatnya.

Tiba-tiba

" Jiyeon-a, ternyata kau disini juga " ucap seseorang
" Lee Joon " ucap ku tersenyum

" sedang apa kau disini" tanyanya
" Menonton pertunjukan " jawabku.

" aku pun begitu, ayo kita menonton bersama-sama " ucap Lee Joon.
" Ne " jawabku
Kulihat Minho menatap ku aneh.
lalu ia menggenggam tanganku lalu menarik ku masuk,

Deg! Perasaan apa ini, apakah aku masih mencintai joon
Bagaimana pun ia adalah cinta pertamaku.

" Chagii, aku ingin kalau kita menikah dan punya anak
kita membawa anak kita kesini yah " ucap yuri manja kepada Minho
" Ne " jawab Minho mengacak rambut yuri.

Entah mengapa rasa sakit yang kurasakan tadi saat melihat kemesraan
Minho dan yuri tak sesakit tadi karena genggaman seseorang.
Ne! Lee joon menggenggam tanganku.
Apa perasaan itu muncul lagi.
semu ini membuat ku gila.

" Jiyeon, kau tak apa " tanya seseorang membuyarkan lamunan ku
" Ne , joon-a " jawabku
" Mengapa dari tadi aku melihat kau terus melamun " ucap joon
aku hanya menggaruk kepalaku, berlagak bodoh.




"Eonni, ayo kita pulang " ucap krystal menarik tanganku otomatis
genggaman tangan Lee Joon terlepas, sejak tadi lee joon terus menggengam tanganku.
" Minhae, krystal-a, sepertinya aku, akan tinggal dirumah Lee Joon " jawabku
kulihat Minho membulatkan matanya
" Apa! Tapi eonni sering-sering berkunjung kerumahku ya " ucap krystal
" Ne " jawabku.
" Jiyeon"





TBC

Apakah akhirnya Jiyeon akan bersama Minho atau Lee Joon
atau kah orang lain.
Tunggu di part selanjutnya yaa
byee....










Senin, 16 Juli 2012

My Idol ( chapter one )

Title : My idol
Author  : Margareta isabela
Main cast : Park Jiyeon T-ara
                    Minho Shinee
Other cast : all
Rating : ?
Genre : sad romantic.
Type : ?

Author Pow

7.00

" kring...kringgggg " suara jam weeker
"Omo!! Jam ini mengganggu saja " ucap seorang yeoja lalu melihat jam yang ia pegang
" Omo! Eomma aku terlambat "  teriaknya
Lalu pergi kekamar mandi

" eomma, kenapa tak membangunkan ku tadi "
" tadi kamu tidur lelap sekali, Jiyeon" jawab nyonya park
" ya sudah eomma, aku berangkat dulu " ucap jiyeon , hendak pergi
" Tunggu dulu, malam ini kamu tidak ada acara kan?  " tanya nyonya park
" tidak ada eomma, memangnya kenapa? " tanya jiyeon
" Ani, malam ini kita ada acara, makan malam dengan keluarga Choi, kamu harus pulang cepat, arra " jawab nyonya park
Jiyeon hanya mengangguk lalu pergi

Kelas

7.30

" Akhirnya sampai juga " desah ku pelan
" Jiyeon, tumben kamu terlambat, biasanya kamu selalu datang paling awal, hanya untuk melihat seobang mu itu" celetuk iu sahabat jiyeon, yang tiba- tiba datang

" Eomma tadi, tidak membangunkanku, dan kemana seobangku itu" tanya jiyeon sambil memperhatikan sekelilingnya
Mendengar itu iu hanya mendengus

" sudah lah jiyeon, mengapa kamu selalu mengharapkan namja playboy itu , asal kamu tau, sekarang Minho, sedang bersama dengan krystal, musuh besarmu,sekarang Minho sudah menjadi Namjachingunya krystal" ucap iu kepada jiyeon

"kita lihat saja nanti, akhirnya Minho akan menjadi milikku, dan aku akan membuatnya berubah tidak menjadi playboy lagi, melainkan menjadikannya Namja yang mencintaiku " ucap jiyeon semangat

" semoga yang kau inginkan itu tercapai " ucap iu mendengus

Tiba-tiba
" Teman- teman sekarang Minho adalah Namjachingu ku sekarang" ucap seorang yeoja yang tak lain adalah krystal
" Benarkan chagi" ucap krystal lalu mencium pipi Minho
" Ne" jawab Minho lalu tersenyum

" Benarkan apa yang ku bilang Jiyeon " bisik iu kepada jiyeon yang sedang menahan tangis

" ow, rupanya disini ada park Jiyeon " ucap krystal tiba-tiba lalu menghampiri Jiyeon

" Mengapa kau tak mengucapkan selamat kepada kami, Minhae! Karena telah merebut seobangmu " krystal tertawa sinis

Karena tak kuat menahan emosinya , jiyeon pun menarik rambut krystal
" kau perempuan jalang" ucap jiyeon dengan nada dendam
" aau, appo" ringis krystal
" ya, apa yang kau lakukan dengan yeojachinguku, kau itu yang perempuan jalang" bentak Minho lalu mendorong Jiyeon, hingga terjatuh.
" ya sudah Minho, mulai sekarang aku tak akan mengganggumu dan krystal lagi, tapi aku mohon terimalah bekal yang kubawa ini " ucap jiyeon lalu memberikan bekal yang ia bawa

Minho mengambil bekal yang ada di tangan Jiyeon, lalu membuangnya.

" aku tak sudi, memakan bekal yang kau buat " bentak Minho
" kau kan, perempuan yang tak mempan dengan hinaan, mungkin besok kau akan mengejarku lagi " sinis minho
Mendengar itu jiyeon langsung pergi sambil menangis.
Iu yang melihat semua itu menjadi geram, dan langsung menyusul jiyeon.

" kring...kringggg" bel pulang berbunyi
" jiyeon,sabar ya " ucap iu menghampiri jiyeon
"Ne "jawab jiyeon lemah

Kediaman keluarga Park

     Mobil siapa ini?  pikir jiyeon
Melihat sebuah mobil mewah terpakir didepan rumahnya
" eom- eh " kaget jiyeon
" Nyonya Choi, ini lah putri saya yang akan menjadi menantu nyonya " ucap eomma Jiyeon, membuat Jiyeon terbelalak
" betapa cantiknya "puji nyonya Choi
" Gomawo" ucap jiyeon sambil tersenyum

" Minhae, saya terlambat " ucap seseorang
Jiyeon pun menengok
" Min..ho" kaget Jiyeon
" Kau " tunjuk Minho di wajah jiyeon
" Sepertinya kalian saling mengenal,bagus lah kalau begitu, perjodohan ini akan berjalan lancar "  ucap Tuan Choi
" Ini kah anak mu itu Tuan Choi, betapa tampannya dia " ucap Nyonya Park, Lalu mengelus Pipi Minho
" Gomawo Ahjumma " ucap Minho bangga
" Kalian akan dijodohkan, dan acara pertunangan kalian, akan di laksanakan 2 bulan lagi " ucap nyonya Choi tiba-tiba
" Omo! Eomma, tap-"
" tak ada tapi- tapian" tegas Nyonya Choi
Minho pun melirik kearah Jiyeon
' Mengapa dia menjadi dingin seperti ini, biasa kalau ia bertemu aku, ia jingkrak-jingkrak tak jelas' batin Minho sambil melihat jiyeon, yang menatap kearah depan dengan pandangan kosong.

"Jiyeon ayo ajak Minho ke taman belakang," suruh Nyonya Park
" Mulai besok, Minho akan menginap di rumah ini , karena besok Nyonya park , Tuan park, Appa, dan ,Eomma , akan pergi ke luar kota dalam waktu 1 bulan "tambah Nyonya Choi
Minho yang mendengarnya menjadi syok

Taman

" Aku tak mau menikah dengan yeoja sepertimu" ucap Minho tiba-tiba
"aku tau itu " jawab Jiyeon dingin
" cih, jangan so jual Mahal, aku tau , kau itu sangat senangkan , dijodohkan denganku"  ucap Minho sinis
" -_- " tak ada jawaban dari Jiyeon, ia hanya menatap kosong kedepan

Author Pow End

Jiyeon Pow

" cih, jangan so jual mahal, aku tau, kau itu, sangat senangkan di jodohkan denganku " ucap Minho Sinis
Aku hanya diam tidak menanggapi perkataannya,
Hatiku masih sakit, atas hinaannya, tadi siang.
Aku baru sadar ternyata aku memang tak pantas untuknya
"  hey, mengapa kau dari tadi diam saja, ayo jawab aku " bentaknya

Aku hanya diam, ia terlihat sangat kesal.
"yaaa, kau ini tuli atau bisu" bentaknya lagi

Aku pun akhirnya membuka mulut
" aku pergi dulu " ucapku dingin lalu pergi kekamarku, setelah itu aku menangis.
Aku ingin sekali memeluknya tadi tetapi

Jiyeon pow end

Minho Pow

From : My Krystal
To :  Minho Oppa

        Oppa! Jemput aku

To : krystal
From : Minho Oppa

Ne!  Tunggu ya

Ketika aku hendak pergi menjemput krystal tiba-tiba
" Minho, kemasi barangmu, hari ini kau akan tinggal dirumah Jiyeon , kamu harus menjaga Jiyeon, arra " ucap eomma
" Omo! Eomma , Jiyeon bukan anak kecil lagi tak usah di jaga " mohonku
" pokoknya harus " tegas eomma
Aku mendengus lalu pergi kekamarku mengemas barangku.
Aku pun berjalan keluar lalu pamit dengab eomma
" eomma aku pergi dulu " pamitku
" Ne, bawa Jiyeon jalan- jalan ya hari ini "
"Ne "
minho pow end

Jiyeon Pow

Hari yang indah
Tiba-tiba terdengar suara mobil
Appa dan eomma kan sudah pergi ke bandara, apa itu Minho oppa
"seobang "teriakku
Saat melihat Minho turun dari mobil itu
"tebakan ku tak pernah meleset, pasti sifatmu itu kembali lagi " dengus minho oppa
Aku hanya tersenyum sambil menunjukan puppy eyes ku

" Seobang hari ini kita pergi ke lottle world " pintaku manja
" Anni,  hari ini aku akan berkencan dengan krystal" ucap minho oppa
Aku hanya mengerucut bibirku, mengapa selalu krystal.
" Aku mohon" ucapku
" Anni" jawabnya lalu pergi

Jiyeon Pow End

Author Pow

Hari-hari di lewatkan Minho dan Jiyeon bersama
Berbagai cara yang Jiyeon lakukan untuk membuat Minho jatuh cinta kepadanya.
Tetapi tak ada hasilnya.
Tibalah hari pernikahan mereka

" Omo! Jiyeon kau cantik sekali" puji nyonya Park kepada Jiyeon
"Gomawo eomma" ucap jiyeon lalu memeluk eomma nya
" ayo kita ke altar " ajak Tuan Park

"sodara  Minho apakah kau bersedia menerima Jiyeon menjadi istri mu!"tanya pendeta
" Ne "jawab Minho tak bersemangat
" sodara jiyeon apakahkah kau bersedia menerima Minho, menjadi suamimu?
" Ne" jawab Jiyeon

" Omo! Melelahkan sekali" ucap Jiyeon lalu berbaring di tempat tidur
" ya, siapa yang menyuruhmu tidur dikasur itu" ucap Minho yang baru saja sampai
" Lagi pula tak ada yang melarang aku tidur disini " jawab Jiyeon
" enak saja, ini kamarku, dan kau tidur dikamar sebelah" ucap Minho sambil menunjuk pintu
" yaa, aku inikan istrimu, mengapa kau begitu,dengan istrimu yang cantik ini dan lebih cantik dari krystal  " bangga jiyeon
" cantik , yang ada kau itu seperti tikus got, dan krystal lebih cantik darimu " ucap Minho sambil mendorong Jiyeon keluar kamar.

" hikzz...aku sudah mencoba bersabar menghadapi sikapmu yang membenciku ,apakah kamu tahu disini sakit "teriak Jiyeon sambil memegang dadanya.
" apa kamu kira aku peduli" tanya Minho

Tbc

Tunggu kelanjutannya ya.
Maaf kalau kependekan alx author lagi sibuk.

Senin, 02 Juli 2012

Sakura ( chapter 2)

Main cast : choi minho Park Jiyeon
Other Cast : all
Author : Margareta Isabela
genre : Romantic
Rating : -13
Type : ?

Author pow

" annyeong,iu-sii" sapa jiyeon

" annyeong jiyeon " sapa iu balik

" Luna kemana? " tanya jiyeon

" Tak tau kemana anak itu, sepertinya ia sedang bersama NamjaChingu barunya" celetuk Iu

" sepertinya aku akan pindah ke New York " ucap jiyeon tiba- tiba

yang membuat iu menyemburkan makanan nya

" jangan bercanda Jiyeon itu tidak lucu " ucap iu sambil tertawa yang menganggap jiyeon bercanda

" Anni, aku tidak bercanda " jawab jiyeon serius

seketika itu iu mengehentikan tawanya, lalu menatap jiyeon

" Omo!! Jiyeon jangan tinggalkan aku " isak iu

" tenang iu nanti saat kuliah, aku akan kembali, aku hanya 2 tahun di sana "

" kapan kau berangkat?? Tanya iu

" Besok " ucap jiyeon sedih, mendengar itu iu menangis semakin kencang, jiyeon lalu memeluk sahabat yang sangat ia sayangi itu

Keesokan harinya

Korean Airport

" Luna-sii, iu-sii, jangan menangis lagi " ucap jiyeon menenangkan iu dan luna yang sedang menangis mengantarkan kepergiannya ke New York

" Aku hanya dua tahun disana " lanjut jiyeon

' pesawat tujuan New York sebentar lagi akan lepas landas, mohon para penumpang sudah berada di pesawat '

" aku pergi dulu , Ne " ucap Jiyeon

" Ne " angguk iu dan luna yang masih menangis

Beberapa menit kemudian terdengar suara pesawat lepas landas

' selamat jalan Jiyeon ' batin iu

2,5 tahun Kemudian

Seorang yeoja cantik, keluar dari pintu kedatangan memakai high heels, dan rambut yang panjang yang indah tergerai bebas memakai baju berwarna merah di atas lutut

' boo pee boo pee '
' boo pee boo pee '
' boo pee boo pee ' tiba handphone yeoja itu berbunyi
" Annyeong eomma " sapa gadis itu

" jiyeon apakah kamu sudah sampai " ucap seseorang yang sedang berbicara dengan yeoja itu di telepon
" Ne eomma, siapa yang menjemput ku " tanya yeoja yang tak lain adalah jiyeon
" apakah luna dan iu belum sampai " tanya nyonya park
" ya sudah aku mencari mereka dulu ya eomma "
" ne annyeong "


" luna-sii jiyeon dimana " celetuk seseorang

Jiyeon pun menengok , ternyata itu iu dan luna

sepertinya mereka sedang mencari jiyeon,

tiba - tiba mereka berjalan kearah jiyeon tetapi mereka malah melewatinya
' sepertinya mereka tak mengenaliku' batin jiyeom

" luna-sii, iu -sii tunggu " teriak jiyeon mengejar iu dan luna sepertinya mereka mendengar teriakan jiyeon

mereka pun berhenti berjalan
" Ne ada yang bisa kami bantu " tanya iu
" Omo!! Apakah kalian tidak menegenaliku, 
   aku Park Jiyeon " jawab jiyeon
" Jiyeon, hu..waa jiyeon bogosipo "  teriak iu   
     dan  Luna,  lalu memeluk Jiyeon
  " aku juga sangat merindukan kalian ^_^ "
   ucap jiyeon

   
  Kediaman keluarga Park

  " jiyeon, ada yang ingin appa bicarakan " ucap
   Tuan Park

   " Apa itu Appa " tanya jiyeon penasaran

   " Kamu akan di jodohkan dengan anak
      Tuan Choi, sahabat appa " ucap Tuan Park
      To The Poin

   " Tapi Appa  ak- "

    "   Tak ada Penolakan "
 
   " Ne  Appa " Jiyeon tertunduk

Author pow end

Jiyeon Pow

   Aku akan di jodohkan dengan anak Tuan Choi
   tapi apa boleh buat, aku harus menerima
    perjodohan ini, aku tak ingin membuat  Appa kecewa, mungkin ini demi kebaikan ku.

  Jiyeon pow end

Minho Pow

  aku hendak pergi berkencan dengan krystal
  tapi tiba2

" Minho, ada yang ingin Appa bicarakan "
   panggil Appa
" Ne , Appa , apa itu " tanya ku penasaran
" Kamu akan dijodoh kan dengan Anak tuan park, karena hari ini anak tuan park telah kembali dari New York " ucap Appa panjang lebar, yang membuat ku terkejut
" Ne " jawabku pasrah, aku tau Appa paling
  tak suka di bantah

  Aku pun langsung pergi kekamarku dan
    menelepon krystal
  " Annyeong krystal-sii, maaf sepertinya
     kita tak jadi berkencan hari ini , Minhae "
    " Ne, tak apa Oppa " jawabnya

               

     

               TBC



Mermaid { Chapter one }

Title : Mermaid

Main cast : Park Jiyeon, Choi Minho

Other Cast : all

Author : Margareta

Genre : sad, romantic

Rating : -13

Author pow




Namja itu..
Namja yang aku cintai.
Namja yang selalu hadir dalam mimpiku..


Pantai

" Minho-si jangan bermain di tempat yang terlalu dalam, arra! !" teriak seorang ahjumma
" Ne eomma " jawab Minho kecil

Minho pun berlari ke pantai dan bermain air
Tiba- tiba minho tergelincir dan tercebur
" Eomma, tolong aku " ucap Minho yang <l
tenggelam dan kemudian pingsan

Tiba-tiba ada sesuatu yang mendorong Minho
agar tampak ke permukaan air.
lalu membawa Minho kedaratan
ternyata yang menolong minho tadi
adalah seorang putri duyung kecil

" Betapa tampannya dia " celetuk putri
duyung itu saat memperhatikan wajah Minho
" yaa, park jiyeon , ayo cepat kita pulang, Appa mu sangat marah, karena mengetahui kamu
pergi kedaratan " ucap seorang ikan
yang tak lain adalah sahabat gadis, yang bernama jiyeon itu.

"Tenang lah winkly " ucap yeoja yang bernama jiyeon itu lalu tersenyum
" Bagaimana bisa tenang, Appa mu sedang marah besar disan-" tiba- tiba omongan winkly berhenti karena dibekap oleh jiyeon<br>
" syutt....ada seseorang yang sedang berjalan kemari " bisik jiyeon mendengar itu, winkly hanya mengangguk tanda mengerti.
' Minho-sii dimana kamu dimana " teriak seorang ahjumma yang sambil menangis

Tiba-tiba jiyeon melihat namja yang ditolongnya tadi hendak sadar
Melihat itu , jiyeon melarikan diri

Bagaiman pun ia adalah seorang putri duyung, kalau sampai manusia menangkapnya, ia akan dimanfaatkan oleh Manusia

^_^~~~~ ^_^~~~~~^_^~~~~~^_^~~~~^_^~~~^_^~




Istana bawah laut ^_^

" Kamu benar- benar keterlaluan Jiyeon, kamu telah melanggar peraturan kerajaan, maka dari itu kamu, Appa beri hukuman, kamu akan dikurung didalam kamar dalam waktu 1 bulan, agar kamu menyadari kesalahan mu " bentak Appa Jiyeon

Jiyeon yang dibentak hanya menangis tertunduk

sebenarnya tadi, Jiyeon tidak berniat pergi kedaratan tapi ia melihat seorang Namja kecil tenggelam, jadi ia menolongnya.
" Kamu itu masih kecil. peraturan dikerajaan ini, apabila seorang duyung telah menginjak umur 17 tahun, ia diperbolehkan pergi kedarat, ayah tau, eomma kamu adalah seorang Manusia " lanjut appa jiyeon
" tapii apakah kamu tidak bisa menunggu 5 tahun lagi, kita akan pergi ke daratan dan tinggal bersama eomma mu , Appa juga sangat merindukannya, sepertimu merindukannya " lanjut Appa jiyeon dengan mata berkaca- kaca.

" Minhae , Appa " isak jiyeon lalu memeluk Appanya.

Author pow end





Minho pow

OMO! dimana aku
Kepala ku sangat sakit
Tapi tadi aku merasa ada melihat seseorang yeoja

Seperti ikan, tetapi setengah manusia
Apa mungkin cuma mimpiku ??
" Minho kau sudah sadar " tanya eomma yang baru saja masuk
" Ne, eomma " jawabku lemah
" kenapa kamu bisa tercebur " tanya eomma khawatir
" Tadi aku tergelincir eomma " jawabku
" ya sudah, kamu harus tidur, karena besok, kita akan kembali kekota,arra " ucap eomma lalu pergi
' sebenarnya aku masih ingin disini ' batin ku
Lalu aku pun tertidur


Dunia Mimpi

' aku ada dimana ' batinku

Tiba-tiba terdengar suara yeoja
" hahaha, air ini sangat hangat " teriak seseorang sambil tertawa

Karena penasaran aku pun mengikuti arah suara tersebut, betapa terkejutnya aku, ternyata itu seekor putri duyung. Tapi!! Tunggu dulu bukan kah itu yeoja yang kulihat waktu itu, ternyata itu bukan mimpi
Aku pun mendekatinya

" Annyeong " sapa ku, ia pun menoleh tapi sepertinya ia terkejut dan hendak melarikan diri
" tunggu, aku tak bermaksud jahat " ucap ku memegang tangannya, betapa cantiknya yeoja ini.

" benarkah, perkenalkan namaku park jiyeon, kamu??" tanyanya
" Namaku Choi Minho " jawabku sambil tersenyum
" apakah kamu sudah baikan " tanyanya
" eh..."
" aku orang yang menolongmu tadi " jawabnya
" Benarkah "
" Ne, kita memang bertemu didunia mimpi, tetapi aku benar- benar ada, dan kita bisa bertemu cuma lewat dunia mimpi, tetapi ini nyata lo " ucapnya

aku hanya tersenyum lalu mengajaknya bermain, kami bermain air.

" jangan pernah melupakanku ya , dan kembalilah untukku, aku akan selalu menunggu mu , Ne " ucap jiyeon tiba-tiba
" Ne "
" janji " tanyanya
" janji" kami berdua tertawa bersama
" Pakai lah ini, ini adalah kenang- kenangan dariku " ucap jiyeon lalu memberikanku   gelang kerang Yang terdapat mutiara didalamnya
" aku juga punya, ini kalung dari ku" aku lalu memasangkan kalung berbandul love, di leher jiyeon
" Gomawo "ucap jiyeon
" Ne "


" Minho, ayo bangun" ucap seseorang dan aku pun terbangun, aku mendengus pelan
" Ne eomma,aku sudah bangun " ucapku lalu beranjak dari tempat tidur memandang pantai
Villa ku memang tak jauh dari pantai

' aku percaya jiyeon, kamu memang nyata ' batinku
" ayo kita berangkat " ucap eomma , aku hanya mengangguk dan mengikuti eomma

Minho Pow End


Author pow

5 tahun kemudian

" Mana janjimu Minho, aku sudah menunggumu, lebih dari 4 tahun, aku merindukan mu " ucap seorang duyung yang sedang menangis ia tak lain adalah jiyeon.
Karena umur yang sudah menginjak 17 tahun, jiyeon diperbolehkan kedaratan.

Tiba-tiba ia melihat seorang Namja berlari
' mengapa namja itu tidak asing bagiku ' batin jiyeon
' gelang itu, bukan kan, itu gelang yang ku berikan kepada Minho, 5 tahun yang lalu , astaga namja itu Minho ' batin jiyeon saat melihat namja itu memakai gelang yang pernah ia beri untuk minho.

" Oppa, ayo kita ke villa , aku sangat lelah " panggil seorang yeoja kepada Minho dan bergelayut manja di lengan Minho
Melihat itu Jiyeon bersembunyi di balik batu besar

' apakah itu yeojachingu Minho, Deg!!! Appo' batin jiyeon, jiyeon menangis sambil memegang dadanya

" oppa " panggil yeoja itu
" Ne, krystal ada apa "
" Mengapa kau selalu memakai gelang buruk itu chagi, aku ingin melihat kau membuangnya " ucap yeoja yang bernama krystal itu.

Mendengar Minho sering memakai gelang yang ia beri , jiyeon terlihat bahagia, namun

" Anii, aku hanya mencoba- coba, aku sebenarnya juga tak sudi memakai gelang ini, tetapi didalam gelang ini ada mutiara , dan bisa mendatangkan keberuntungan, tapi sampai sekarang tak ada keberuntungan yang datang " jawab Minho

Mendengar itu krystal hanya mengangguk
Lalu Minho melempar gelang itu
Melihat itu krystal senang dan langsung memeluk Minho.

" ya sudah kamu masuk duluan "ucap minho
" Ne " jawab krystal dan langsung berlari masuk

Melihat gelang itu dilempar tak jauh darinya , akhirnya jiyeon memungut gelang itu sambil menangis
' aku akan mengembalikan kalung ini Minho, karena aku tak berhak memlikinya' batin jiyeon lalu melepas kalung yang ia kenakan, dan menulis sebuah surat

" kemana gelang itu " dengus Minho lalu mencari, gelang yang ia lempar tadi
Tiba- tiba Minho menginjak sesuatu lalu minho memungutnya
'Sebuah kalung dan sepucuk surat ' batin Minho
" inikan kalung " kejut minho
Lalu ia membuka surat itu

Untuk : Choi Minho

Minho-sii sebelumnya Minhae
Karena tak bisa, memberikan mu gelang yang lebih pantas. Ku kembalikan kalung yang pernah kau berikan dulu, aku rasa, aku tak pantas untuk memakainya.
Aku rasa penantianku selama ini sia-sia
Gomawo, telah menjadi Cinta pertamaku
Sepertinya kita tak akan pernah bertemu lagi,
Mungkin kita akan bertemu dikehidupan yang akan datang. By ^_^

Setelah membaca itu , Minho melihat kalung yang tengah ia genggam, Matanya berkaca-kaca
'Jadi tadi ia ada disini' batin Minho

Author Pow End

Jiyeon pow

selamat tinggal Minho
Sebentar lagi aku akan menghilang dari dunia ini

Flasback

" Jiyeon, untuk menjadi manusia, tidak lah mudah, jika kamu mencintai seseorang , dan orang itu membalas cinta kamu, kamu akan menjadi manusia dan bisa berubah menjadi duyung, kapan pun kamu mau, tetapi kalau cinta mu tak terbalas, kamu akan musnah " ucap appa jiyeon

flasback end

Tiba- tiba ada seseorang menarik dan memelukku
" Min..ho" kaget ku

Jiyeon Pow End

Minho Pow

Tiba- tiba aku melihat ekor
Sepertinya itu jiyeon
Lalu aku berenang mengejarnya dan aku mendapatkannya, lalu aku memeluknya, ia terlihat terkejut
" min..ho " kejutnya
" lepaskan aku " berontaknya
" Mengapa kau malah berkata seperti itu, asal kamu tau jiyeon, hampir setiap bulan aku pergi kesini mencarimu, menunggumu di pantai ini , tapi aku rasa itu hanya mimpi dan aku tak mau berharap terlalu jauh , makanya aku membuangnya Jiyeon, aku sangat mencintaimu, Saranghae " ucapku lalu mendekatkan wajah ku dengan wajahnya dan bibirku dan bibirnya menyatu

Tiba- tiba tubuhnya bersinar, dan yang lebih mengejutkan ekornya berubah menjadi kaki
, aku membawanya kedaratan karena sekarang ia dalam keadaan pingsan.

" Oppa dia siapa, yeopponya " celetuk krystal saat ku membawa Jiyeon masuk ke villa , krystal adalah yeodongsaeng ku
" ia Jiyeon , calon Anae Oppa " jawabku , kulihat krystal terkejut dan tiba- tiba ia berjingkrak- jingkrak tak jelas
" akhirnya aku mempunyai, eonni baru" ucapnya bahagia
" ya sudah kita bawa Jiyeon ke kamarmu " jawabku lalu menggendong Jiyeon ke kamar krystal
Minho Pow End

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Jiyeon Pow

Omo !Kepala ku pusing, sekarang aku ada dimana, pikirku bingung
Tiba- tiba ada yang aneh kurasa pada ekor ku , saat ku buka benda yang menghangatkan ku itu yang tak ku tau namanya.
Betapa terkejutnya aku, ternyata aku ekor ku berubah menjadi kaki.
" kaki..aku mempunyai kaki!" ucapku tak percaya

Tiba-tiba pintu kamar ini terbuka
" kau sudah sadar , tunggu dulu akan aku panggilkan oppa " ucap seorang yeoja , dan langsung berlari keluar, bukan kah itu yeoja yang aku lihat kemarin bersama Minho.

" Jiyeon" ucap seseorang
Aku pun menengok
" kau.." ucapku kaget sambil menunjuk , wajah orang itu

   

                                  TBC

Minhae kalau ada kesalahan
Karena author masih pemula
Selamat membaca ^_^