Senin, 16 Juli 2012

My Idol ( chapter one )

Title : My idol
Author  : Margareta isabela
Main cast : Park Jiyeon T-ara
                    Minho Shinee
Other cast : all
Rating : ?
Genre : sad romantic.
Type : ?

Author Pow

7.00

" kring...kringgggg " suara jam weeker
"Omo!! Jam ini mengganggu saja " ucap seorang yeoja lalu melihat jam yang ia pegang
" Omo! Eomma aku terlambat "  teriaknya
Lalu pergi kekamar mandi

" eomma, kenapa tak membangunkan ku tadi "
" tadi kamu tidur lelap sekali, Jiyeon" jawab nyonya park
" ya sudah eomma, aku berangkat dulu " ucap jiyeon , hendak pergi
" Tunggu dulu, malam ini kamu tidak ada acara kan?  " tanya nyonya park
" tidak ada eomma, memangnya kenapa? " tanya jiyeon
" Ani, malam ini kita ada acara, makan malam dengan keluarga Choi, kamu harus pulang cepat, arra " jawab nyonya park
Jiyeon hanya mengangguk lalu pergi

Kelas

7.30

" Akhirnya sampai juga " desah ku pelan
" Jiyeon, tumben kamu terlambat, biasanya kamu selalu datang paling awal, hanya untuk melihat seobang mu itu" celetuk iu sahabat jiyeon, yang tiba- tiba datang

" Eomma tadi, tidak membangunkanku, dan kemana seobangku itu" tanya jiyeon sambil memperhatikan sekelilingnya
Mendengar itu iu hanya mendengus

" sudah lah jiyeon, mengapa kamu selalu mengharapkan namja playboy itu , asal kamu tau, sekarang Minho, sedang bersama dengan krystal, musuh besarmu,sekarang Minho sudah menjadi Namjachingunya krystal" ucap iu kepada jiyeon

"kita lihat saja nanti, akhirnya Minho akan menjadi milikku, dan aku akan membuatnya berubah tidak menjadi playboy lagi, melainkan menjadikannya Namja yang mencintaiku " ucap jiyeon semangat

" semoga yang kau inginkan itu tercapai " ucap iu mendengus

Tiba-tiba
" Teman- teman sekarang Minho adalah Namjachingu ku sekarang" ucap seorang yeoja yang tak lain adalah krystal
" Benarkan chagi" ucap krystal lalu mencium pipi Minho
" Ne" jawab Minho lalu tersenyum

" Benarkan apa yang ku bilang Jiyeon " bisik iu kepada jiyeon yang sedang menahan tangis

" ow, rupanya disini ada park Jiyeon " ucap krystal tiba-tiba lalu menghampiri Jiyeon

" Mengapa kau tak mengucapkan selamat kepada kami, Minhae! Karena telah merebut seobangmu " krystal tertawa sinis

Karena tak kuat menahan emosinya , jiyeon pun menarik rambut krystal
" kau perempuan jalang" ucap jiyeon dengan nada dendam
" aau, appo" ringis krystal
" ya, apa yang kau lakukan dengan yeojachinguku, kau itu yang perempuan jalang" bentak Minho lalu mendorong Jiyeon, hingga terjatuh.
" ya sudah Minho, mulai sekarang aku tak akan mengganggumu dan krystal lagi, tapi aku mohon terimalah bekal yang kubawa ini " ucap jiyeon lalu memberikan bekal yang ia bawa

Minho mengambil bekal yang ada di tangan Jiyeon, lalu membuangnya.

" aku tak sudi, memakan bekal yang kau buat " bentak Minho
" kau kan, perempuan yang tak mempan dengan hinaan, mungkin besok kau akan mengejarku lagi " sinis minho
Mendengar itu jiyeon langsung pergi sambil menangis.
Iu yang melihat semua itu menjadi geram, dan langsung menyusul jiyeon.

" kring...kringggg" bel pulang berbunyi
" jiyeon,sabar ya " ucap iu menghampiri jiyeon
"Ne "jawab jiyeon lemah

Kediaman keluarga Park

     Mobil siapa ini?  pikir jiyeon
Melihat sebuah mobil mewah terpakir didepan rumahnya
" eom- eh " kaget jiyeon
" Nyonya Choi, ini lah putri saya yang akan menjadi menantu nyonya " ucap eomma Jiyeon, membuat Jiyeon terbelalak
" betapa cantiknya "puji nyonya Choi
" Gomawo" ucap jiyeon sambil tersenyum

" Minhae, saya terlambat " ucap seseorang
Jiyeon pun menengok
" Min..ho" kaget Jiyeon
" Kau " tunjuk Minho di wajah jiyeon
" Sepertinya kalian saling mengenal,bagus lah kalau begitu, perjodohan ini akan berjalan lancar "  ucap Tuan Choi
" Ini kah anak mu itu Tuan Choi, betapa tampannya dia " ucap Nyonya Park, Lalu mengelus Pipi Minho
" Gomawo Ahjumma " ucap Minho bangga
" Kalian akan dijodohkan, dan acara pertunangan kalian, akan di laksanakan 2 bulan lagi " ucap nyonya Choi tiba-tiba
" Omo! Eomma, tap-"
" tak ada tapi- tapian" tegas Nyonya Choi
Minho pun melirik kearah Jiyeon
' Mengapa dia menjadi dingin seperti ini, biasa kalau ia bertemu aku, ia jingkrak-jingkrak tak jelas' batin Minho sambil melihat jiyeon, yang menatap kearah depan dengan pandangan kosong.

"Jiyeon ayo ajak Minho ke taman belakang," suruh Nyonya Park
" Mulai besok, Minho akan menginap di rumah ini , karena besok Nyonya park , Tuan park, Appa, dan ,Eomma , akan pergi ke luar kota dalam waktu 1 bulan "tambah Nyonya Choi
Minho yang mendengarnya menjadi syok

Taman

" Aku tak mau menikah dengan yeoja sepertimu" ucap Minho tiba-tiba
"aku tau itu " jawab Jiyeon dingin
" cih, jangan so jual Mahal, aku tau , kau itu sangat senangkan , dijodohkan denganku"  ucap Minho sinis
" -_- " tak ada jawaban dari Jiyeon, ia hanya menatap kosong kedepan

Author Pow End

Jiyeon Pow

" cih, jangan so jual mahal, aku tau, kau itu, sangat senangkan di jodohkan denganku " ucap Minho Sinis
Aku hanya diam tidak menanggapi perkataannya,
Hatiku masih sakit, atas hinaannya, tadi siang.
Aku baru sadar ternyata aku memang tak pantas untuknya
"  hey, mengapa kau dari tadi diam saja, ayo jawab aku " bentaknya

Aku hanya diam, ia terlihat sangat kesal.
"yaaa, kau ini tuli atau bisu" bentaknya lagi

Aku pun akhirnya membuka mulut
" aku pergi dulu " ucapku dingin lalu pergi kekamarku, setelah itu aku menangis.
Aku ingin sekali memeluknya tadi tetapi

Jiyeon pow end

Minho Pow

From : My Krystal
To :  Minho Oppa

        Oppa! Jemput aku

To : krystal
From : Minho Oppa

Ne!  Tunggu ya

Ketika aku hendak pergi menjemput krystal tiba-tiba
" Minho, kemasi barangmu, hari ini kau akan tinggal dirumah Jiyeon , kamu harus menjaga Jiyeon, arra " ucap eomma
" Omo! Eomma , Jiyeon bukan anak kecil lagi tak usah di jaga " mohonku
" pokoknya harus " tegas eomma
Aku mendengus lalu pergi kekamarku mengemas barangku.
Aku pun berjalan keluar lalu pamit dengab eomma
" eomma aku pergi dulu " pamitku
" Ne, bawa Jiyeon jalan- jalan ya hari ini "
"Ne "
minho pow end

Jiyeon Pow

Hari yang indah
Tiba-tiba terdengar suara mobil
Appa dan eomma kan sudah pergi ke bandara, apa itu Minho oppa
"seobang "teriakku
Saat melihat Minho turun dari mobil itu
"tebakan ku tak pernah meleset, pasti sifatmu itu kembali lagi " dengus minho oppa
Aku hanya tersenyum sambil menunjukan puppy eyes ku

" Seobang hari ini kita pergi ke lottle world " pintaku manja
" Anni,  hari ini aku akan berkencan dengan krystal" ucap minho oppa
Aku hanya mengerucut bibirku, mengapa selalu krystal.
" Aku mohon" ucapku
" Anni" jawabnya lalu pergi

Jiyeon Pow End

Author Pow

Hari-hari di lewatkan Minho dan Jiyeon bersama
Berbagai cara yang Jiyeon lakukan untuk membuat Minho jatuh cinta kepadanya.
Tetapi tak ada hasilnya.
Tibalah hari pernikahan mereka

" Omo! Jiyeon kau cantik sekali" puji nyonya Park kepada Jiyeon
"Gomawo eomma" ucap jiyeon lalu memeluk eomma nya
" ayo kita ke altar " ajak Tuan Park

"sodara  Minho apakah kau bersedia menerima Jiyeon menjadi istri mu!"tanya pendeta
" Ne "jawab Minho tak bersemangat
" sodara jiyeon apakahkah kau bersedia menerima Minho, menjadi suamimu?
" Ne" jawab Jiyeon

" Omo! Melelahkan sekali" ucap Jiyeon lalu berbaring di tempat tidur
" ya, siapa yang menyuruhmu tidur dikasur itu" ucap Minho yang baru saja sampai
" Lagi pula tak ada yang melarang aku tidur disini " jawab Jiyeon
" enak saja, ini kamarku, dan kau tidur dikamar sebelah" ucap Minho sambil menunjuk pintu
" yaa, aku inikan istrimu, mengapa kau begitu,dengan istrimu yang cantik ini dan lebih cantik dari krystal  " bangga jiyeon
" cantik , yang ada kau itu seperti tikus got, dan krystal lebih cantik darimu " ucap Minho sambil mendorong Jiyeon keluar kamar.

" hikzz...aku sudah mencoba bersabar menghadapi sikapmu yang membenciku ,apakah kamu tahu disini sakit "teriak Jiyeon sambil memegang dadanya.
" apa kamu kira aku peduli" tanya Minho

Tbc

Tunggu kelanjutannya ya.
Maaf kalau kependekan alx author lagi sibuk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar